aku melangkah
aku masih melihat bagian2 pinggir sungai.. mencari-cari sesuatu yang tak nyata: aku mencari sesuatu yang mungkin itu bisa buat aku bahaya. aku bahkan tak tau apa. aku masih mencari.. memperhatikan diantara sungai yang mungkin lebarnya tak lebih dari lima meter ini.
aku merasa sangat wajar untuk berhati-hati, wanti sesuatu yang aku sendiri tak pasti.
koq gitu??
iya, begitu.. karena aku sudah merasa sangat terancam ketika menuruni curam jurang di pinggir sungai ini. curam dan basah. tanah basah itu malah menjadi lunak dan tak bisa diinjak. aku berpegangan pada pohon-pohon bambu yang tertumbuh di jurang itu. kadang aku terpeleset dan benar2 hanya bergantung pada bambu tadi.
mata kakiku sampai tenggelam di tanah itu. sempat aku hanya terdiam di tanah curam itu. berdiri di bagian bawah pohon bambu yang paling kuat di sana.
tapi sudahlah, sekarang aku sudah berhasil menuruninya.. hanya kakiku yang terlihat kotor kecoklatan. pakaianku masih bersih. aku merasa pikiranku masih bersih. aku masih bisa memandangi permata kecilku yang terdampar di pinggiran sungai, di sisi yang lain.
permata kecil itu berkilau tersiram matahari terik. memanggilku untuk, paling tidak melihatnya dari jarak yang sangat dekat.
aku masih memperhatikan sungai tadi. sekarang aku mulai melihat batu2an yang bisa menjadi tempat pijakan.
aku melangkah.
