Trus, Gw yang Salah?? (2)
ngga ada suatu yang tepat untuk disalahkan.. pemerintah yang punya kekuatan untuk mengatur semestinya memang melakukan tugas "pengaturan". pembangunan rumah sampai ke "rumah kecil"pun memang seharusnya menjadi tugas pemerintah untuk mengawasinya; apakah rumah tersebut berada di daerah yang rawan gempa, longsor, ataupun ancaman lainnya. di waktu inilah pemerintah melibatkan pihak keilmuan, menentukan daerah ancaman bahaya dan melakukan rencana (pembangunan rumah dll) yang disesuaikan dengan ancaman tadi..
so.. dalam "kasus" indonesia menangani hazard (ancaman bencana, dalam topik ini adalah gempa), bener2 ndak ada pihak yang bisa disalahkan.. karena jika sedikit dilihat dari sisi lain, hal ini adalah tanggung jawab bareng2..
yang mungkin mis/error dari semuanya adalah kemampuan menjalankan sistem. sebaik apapun rencana, sebagus apapun sistem yang telah dibuat pemerintah.. sebanyak apapun sumbangan dari ilmu pengetahuan sungguhlah tidak akan berarti bila ternyata orang2 yang menjalani sistem ini yang menjadi sumber hazard (morale hazard)..
iya sih.. kalo memang yang menjalani sistem tersebut ternyata tidak capable, physically - mentally, ya.. jangan harap bakal ada perubahan..
